Danrem 131/Santiago Sampaikan Amanat Pangdam XIII/Merdeka pada Upacara 17-an, Fokus pada Profesionalisme dan Kesiagaan Bencana

Upacara Bendera 17-an yang dipimpin oleh Komandan Korem 131/Santiago, Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, berlangsung dengan khidmat di lapangan upacara Makorem 131/Santiago, Manado, pada Kamis, 17 September 2026. Dalam acara tersebut, Danrem menyampaikan amanat tertulis dari Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus. Amanat tersebut menekankan pentingnya evaluasi kinerja dan peningkatan kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi tantangan yang akan datang. Fokus pada profesionalisme dan kesiapsiagaan bencana menjadi sorotan utama dalam pesan ini.
Amanat Pangdam XIII: Evaluasi dan Kesiapsiagaan
Pangdam XIII/Merdeka, melalui Danrem, memberikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan. Beliau menekankan bahwa semua upaya yang dilakukan bertujuan untuk mewujudkan Kodam yang profesional, responsif, dan dicintai oleh masyarakat.
“Mari kita semua melakukan evaluasi diri dengan objektif, memperbaiki kekurangan, dan meningkatkan kinerja,” tegas Danrem saat membacakan amanat Pangdam. Pesan ini menggugah seluruh jajaran untuk berfokus pada perbaikan dan pengembangan pribadi serta satuan.
Kesiapsiagaan Terhadap Bencana Alam
Salah satu poin penting yang ditekankan dalam amanat Pangdam adalah kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, khususnya terkait antisipasi cuaca ekstrem. Dengan kondisi cuaca yang semakin tidak menentu dan potensi terjadinya kemarau, seluruh jajaran diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana, terutama kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
- Meningkatkan latihan kesiapsiagaan secara terencana
- Memperhatikan aspek keselamatan dalam setiap latihan
- Memberikan imbauan kepada masyarakat tentang pencegahan kebakaran
- Berperan aktif dalam penyuluhan mengenai bencana
- Menjalin kerja sama dengan pihak berwenang setempat
“Laksanakan latihan secara terencana dan selalu perhatikan keselamatan. Seluruh jajaran Kodam XIII/Merdeka harus aktif memberikan imbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan masing-masing,” lanjut Danrem, menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI dan masyarakat.
Penerimaan Prajurit dan Kesehatan Fisik
Dari sisi personalia, Pangdam memberikan penegasan tegas terkait proses penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat. Jajaran Kodim diminta untuk proaktif menyosialisasikan kepada pemuda bahwa seluruh proses penerimaan prajurit TNI AD adalah gratis dan bebas dari praktik percaloan. Hal ini bertujuan untuk menjaga integritas dan transparansi dalam proses rekrutmen prajurit.
Selain itu, Pangdam juga mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran fisik bagi setiap prajurit agar selalu siap menjalankan tugas dengan optimal. Kesehatan prajurit menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kesiapan operasional satuan.
Pentingnya Akuntabilitas di Bidang Logistik
Dalam bidang logistik, perencanaan, dan pengawasan, Pangdam menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Pangdam mengingatkan bahwa pengelolaan anggaran tidak hanya harus fokus pada penyerapan, tetapi juga harus mengutamakan kualitas, efisiensi, dan kepatuhan terhadap aturan guna menghindari pemborosan.
Pengelolaan yang baik akan berkontribusi pada efektivitas operasional dan keberlanjutan program-program yang dijalankan di lingkungan Kodam XIII/Merdeka.
Peningkatan Peran Babinsa dalam Teritorial
Mengenai bidang teritorial, Pangdam menginginkan agar peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) lebih humanis dan solutif. Prajurit yang bertugas di wilayah diharapkan memperkuat komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat serta sinergi dengan pemerintah daerah dan kepolisian untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.
“Jangan bekerja sekadar untuk memenuhi kewajiban, tetapi bekerjalah dengan target dan hasil yang nyata. Terus perkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah, Polri, dan seluruh komponen masyarakat untuk menjaga ketahanan serta keutuhan wilayah NKRI,” ujar Danrem, mengulangi pesan Pangdam.
Komitmen Bersama untuk Menjaga Kehormatan Satuan
Upacara tersebut berlangsung dengan suasana khidmat dan diakhiri dengan komitmen bersama seluruh personel untuk menjaga kehormatan satuan serta nama baik TNI Angkatan Darat di mata masyarakat. Pesan ini menegaskan koherensi antara tugas dan tanggung jawab prajurit dalam melayani bangsa dan negara.
Dengan mengedepankan profesionalisme dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, amanat Pangdam XIII/Merdeka ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh prajurit dan ASN dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Diharapkan, seluruh jajaran Kodam XIII/Merdeka dapat bersinergi dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.




