Ijeck Dukung Sprint Rally 2026 untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Event Balap

Dalam dunia otomotif, balap mobil bukan sekadar ajang adu kecepatan, tetapi juga merupakan platform yang berpotensi mendongkrak perekonomian daerah. Salah satu contoh nyata adalah kehadiran Ijeck, atau Musa Rajekshah, pereli senior asal Sumatera Utara, dalam Sprint Rally 2026. Event ini tidak hanya menampilkan keterampilan para pembalap, tetapi juga berfungsi sebagai magnet bagi wisatawan dan investor, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi setempat.
Ijeck dan Sprint Rally 2026
Ijeck, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara, turut ambil bagian dalam balapan ini dengan mengendarai mobil Skoda Fabia RS Rally 2. Bersama navigatornya, Hervian Soejono, mereka berusaha menguasai sirkuit yang menjadi lokasi kejurnas yang bergengsi. Meskipun dihadapkan pada tantangan, Ijeck menunjukkan semangat yang luar biasa dalam mengikuti kompetisi ini.
Setelah menyelesaikan putaran pertama, Ijeck mengakui bahwa mobil yang digunakannya tidak sepenuhnya cocok untuk lintasan aspal. “Mobil kami lebih cocok untuk lintasan berlumpur dibandingkan aspal, karena perbedaan pada suspensinya,” ungkapnya. Namun, hal ini tidak menyurutkan semangatnya untuk menaklukkan semua Special Stage (SS) dalam balapan tersebut.
Tantangan di Lintasan Aspal
Ijeck menjelaskan, balap di lintasan aspal menghadirkan tantangan tersendiri dibandingkan lintasan gravel. Menurutnya, lintasan tanah berbatu memiliki karakteristik yang lebih sulit diprediksi. “Lintasan gravel lebih menantang karena tidak bisa ditebak, membuat adrenalin meningkat,” tambahnya, sembari menyebutkan bahwa balapan di aspal lebih berfokus pada kecepatan dan teknik pengereman.
“Lintasan aspal memiliki karakter yang stabil. Kita hanya perlu memperhatikan racing line dan titik rem,” jelasnya. Meskipun tantangan di masing-masing tipe lintasan berbeda, Ijeck tetap optimis untuk meraih hasil maksimal pada sisa SS yang akan dilaksanakan pada Minggu, 12 April 2026.
Peluang Ekonomi Melalui Event Balap
Ijeck tidak hanya berfokus pada prestasi balap, tetapi juga melihat peluang yang dapat dimanfaatkan oleh Provinsi Sumatera Utara melalui kegiatan ini. Menurutnya, event seperti Sprint Rally 2026 mampu menarik perhatian banyak orang, baik dari dalam maupun luar provinsi. “Saya berharap ke depan akan semakin banyak event seperti ini di Sumut, karena mampu mengundang banyak penonton,” ujarnya.
Balapan berskala nasional atau internasional, lanjut Ijeck, akan mendatangkan para pembalap serta penonton dari berbagai negara. Hal ini tentu saja dapat memberikan dampak positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perekonomian masyarakat, serta memperkenalkan pariwisata di Sumatera Utara.
- Meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan internasional.
- Mendorong pertumbuhan industri kuliner dan akomodasi.
- Meningkatkan popularitas dan reputasi daerah sebagai destinasi balap.
- Memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk berpartisipasi.
- Meningkatkan kesadaran tentang olahraga otomotif di kalangan masyarakat.
Kontribusi untuk Pariwisata
Dengan menggelar event balap, Ijeck berharap dapat mengintegrasikan hobi otomotif dengan promosi pariwisata. “Tujuan kita adalah menyalurkan hobi sekaligus meningkatkan ekonomi daerah,” ujarnya. Ia percaya bahwa kegiatan ini dapat memberikan kontribusi signifikan bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Terlebih lagi, event ini dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan keindahan alam dan kekayaan budaya Sumatera Utara kepada para pengunjung. “Kami ingin para pembalap dan penonton merasakan keunikan kuliner dan wisata yang ada di sini,” ungkapnya.
Terima Kasih kepada Para Peserta
Ijeck juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pereli yang datang dari berbagai daerah, termasuk pulau Jawa, untuk memeriahkan Sprint Rally 2026. Kehadiran mereka tidak hanya menambah semarak kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya untuk membangun komunitas otomotif yang lebih besar.
“Semoga ke depan, semakin banyak peserta yang datang dari luar Sumut untuk mengikuti event ini. Kami ingin semua orang menikmati pariwisata dan kuliner yang ada di Sumatera Utara,” ujarnya dengan semangat.
Harapan untuk Masa Depan
Ijeck menekankan pentingnya keberlanjutan event seperti Sprint Rally 2026 di Sumatera Utara. Ia meyakini bahwa dengan terus menggelar kegiatan ini, akan ada banyak manfaat yang bisa diraih, baik dari sisi olahraga maupun ekonomi. “Kami ingin kegiatan ini menjadi rutinitas, agar dunia otomotif dan pariwisata di Sumut semakin maju,” harapnya.
Dengan perhatian yang terus meningkat terhadap event otomotif, Ijeck percaya bahwa Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat balap di Indonesia. “Kita semua berharap, ke depan, Sumut bisa lebih dikenal sebagai lokasi yang mendukung kegiatan balap dan otomotif,” tutupnya.

