slot qris slot depo 10k

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

Tanjungpinang

Wali Kota Lis: Siswa Harus Kreatif dan Berkarakter, Tidak Hanya Pintar Saja

Pendidikan tidak hanya tentang kecerdasan akademik, tetapi juga tentang membentuk karakter dan kreativitas siswa. Dalam era modern yang dipenuhi dengan kemajuan teknologi, bakat dan inovasi menjadi kunci untuk menghadapi tantangan masa depan. Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya mencetak siswa yang pintar, tetapi juga kreatif dan berkarakter.

Pentingnya Kreativitas dalam Pendidikan

Lis Darmansyah menyampaikan hal ini saat membuka Ajang Bakat dan Talenta Siswa di SMAN 1 Tanjungpinang. Menurutnya, hanya menjadi pintar tidaklah cukup. “Kreativitas adalah pendorong utama menuju kesuksesan,” ujarnya. Dalam pandangannya, masa SMA merupakan periode krusial bagi siswa untuk menggali potensi diri mereka.

Pendidikan seharusnya tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga melalui berbagai kesempatan untuk berinovasi dan berkarya. Siswa perlu didorong untuk mengeksplorasi kemampuan mereka di berbagai bidang, baik itu seni, teknologi, maupun olahraga. Kesempatan untuk mencoba dan berinovasi harus diberikan agar siswa dapat menemukan jati diri mereka.

Karakter yang Tak Terpisahkan dari Pendidikan

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Lis mengingatkan bahwa siswa harus tetap menjunjung tinggi etika dan karakter. Nilai-nilai seperti kejujuran, sopan santun, rasa hormat kepada orang tua dan guru, serta kepedulian terhadap sesama, tetap harus menjadi bagian integral dari pendidikan. “Tanpa karakter, kecerdasan akan tersesat, dan kemampuan tanpa integritas akan kehilangan kepercayaan,” tegasnya.

Lis merujuk pada pesan bijak dari Raja Ali Haji dalam Gurindam Dua Belas yang mengatakan bahwa untuk mengenali seseorang, perlu dilihat dari budi dan bahasanya. Ini menjadi pengingat bahwa, meskipun siswa menguasai teknologi, adab dan budaya harus selalu dijaga.

Lima Hal Penting untuk Siswa

Dalam kesempatan tersebut, Lis menyampaikan lima aspek penting yang harus dimiliki oleh siswa:

  • Mengenali bakat masing-masing
  • Memanfaatkan teknologi dengan bijak
  • Membangun kreativitas yang tinggi
  • Memperkuat karakter yang baik
  • Berani untuk bermimpi besar

“Kita boleh lahir dan bersekolah di Tanjungpinang, tetapi mimpi kita harus menjangkau dunia,” tambahnya. Harapannya, dari sekolah-sekolah di Tanjungpinang, akan lahir generasi pemimpin, ilmuwan, seniman, atlet, dan ahli teknologi yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Dukungan terhadap Pengembangan Bakat

Lis menekankan pentingnya dukungan dari kepala sekolah dan guru untuk mengembangkan bakat siswa. Setiap potensi yang ada harus diberi ruang untuk berkembang menjadi prestasi yang membanggakan. Hal ini penting agar siswa tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga di bidang non-akademik dan soft skills.

Kepala SMAN 1 Tanjungpinang, Kariadi, menjelaskan bahwa pengembangan potensi siswa sudah dimulai sejak proses penerimaan peserta didik baru. Sekolah proaktif dalam mengidentifikasi bakat dan prestasi siswa dan mengarahkannya melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang bermanfaat.

Pentingnya Keterampilan Non-Akademik

Kariadi menggarisbawahi bahwa meskipun kemampuan akademik sangat penting, pengembangan keterampilan non-akademik dan soft skills juga tidak kalah signifikan. Sekolah menyediakan berbagai fasilitas dan kesempatan bagi siswa untuk mengasah kemampuan-kemampuan tersebut.

Ajang bakat dan talenta, yang diadakan dalam rangka memperingati HUT ke-70 SMAN 1 Tanjungpinang, juga merupakan hasil gagasan dari siswa. Konsep dan rancangan kegiatan ini dibahas secara kolaboratif dengan kepala sekolah, guru, dan pembina, menunjukkan semangat kerja sama yang tinggi di antara mereka.

Perayaan Kreativitas Siswa

Acara yang berlangsung dari tanggal 10 hingga 13 September 2026 ini diikuti oleh siswa dari berbagai tingkatan, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga SMK. Berbagai lomba dan penampilan diselenggarakan, termasuk mewarnai, melukis, marawis, e-sport, LKBB, fashion show, tari, pidato, lomba konten, band, dan cosplay.

Rangkaian kegiatan ini juga dimeriahkan dengan bazar yang melibatkan sekitar 30 stan dari UMKM serta peserta dari kalangan siswa, ditambah dengan fun run yang ditargetkan diikuti oleh sekitar 600 peserta. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan diri dan menggali potensi yang ada dalam diri mereka.

Dengan mengedepankan kreativitas dan karakter, pendidikan di Tanjungpinang diharapkan mampu menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga kaya akan inovasi dan budi pekerti. Ini adalah langkah besar menuju masa depan yang lebih baik bagi seluruh siswa.

Back to top button