Komisi IX DPR RI Tingkatkan Budidaya Udang Vaname dan Ketenagakerjaan di Kepri

Tanjungpinang menjadi saksi pentingnya perhatian pemerintah terhadap sektor perikanan, khususnya dalam budidaya udang vaname, yang merupakan salah satu komoditas unggulan. Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi IX DPR RI Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026 melakukan peninjauan langsung ke tambak PT Win Win Shrimp pada Rabu, 22 April 2026. Kunjungan ini membuka peluang untuk meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Agenda Reses Komisi IX di Kepulauan Riau
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda reses Komisi IX DPR RI di Provinsi Kepulauan Riau yang berlangsung dari 22 hingga 26 April 2026. Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IX, Nihayatul Wafiroh, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Kunjungan Kerja. Ia didampingi oleh Wakil Ketua Komisi IX M. Yahya Zaini dan sejumlah anggota dari berbagai fraksi yang tergabung dalam komisi tersebut.
Dalam kunjungan ini, hadir juga Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, yang mewakili pemerintah daerah. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat sektor budidaya perikanan di kawasan ini.
Pentingnya Budidaya Udang Vaname untuk Ekonomi Daerah
Kunjungan ini bukan hanya sebatas agenda rutin, melainkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat pengembangan sektor budidaya perikanan, khususnya dalam produksi udang vaname. Komoditas ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak investasi, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Budidaya udang vaname memiliki potensi yang sangat besar, dan sebagai komisi yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, serta jaminan sosial, Komisi IX memahami pentingnya perlindungan tenaga kerja, standar kesehatan dan keselamatan kerja di sektor ini. Hal ini menjadi perhatian utama dalam mendorong pertumbuhan industri yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga memperhatikan kesejahteraan pekerja.
Fungsi Pengawasan DPR RI dalam Budidaya Perikanan
Peninjauan lapangan oleh Komisi IX juga merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI untuk menganalisis potensi ekonomi daerah yang dapat diperkuat melalui kebijakan pemerintah pusat. Dengan demikian, diharapkan ada langkah nyata yang diambil untuk mendukung pengembangan sektor ini.
Luki Zaiman Prawira, sebagai Pj Sekdaprov Kepri, mengapresiasi kunjungan kerja Komisi IX DPR RI. Ia menekankan bahwa perhatian terhadap sektor perikanan, khususnya budidaya udang vaname, sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini. Harapan kami, dukungan pusat terhadap pengembangan produksi perikanan, khususnya budidaya udang vaname, dapat semakin diperkuat,” ujarnya.
Potensi Perikanan Provinsi Kepulauan Riau
Provinsi Kepulauan Riau memiliki potensi perikanan yang sangat besar, mencapai 1,1 juta ton per tahun. Namun, pemanfaatan sumber daya ini masih dapat ditingkatkan secara signifikan. Dalam sektor budidaya, udang vaname muncul sebagai salah satu komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan prospek yang cerah, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.
Beberapa alasan mengapa budidaya udang vaname menjadi pilihan yang strategis adalah:
- Pertumbuhan cepat yang memungkinkan peningkatan hasil produksi secara signifikan.
- Tingkat produktivitas yang tinggi, membuatnya menjadi komoditas yang menguntungkan.
- Komoditas ini mendukung target nasional peningkatan ekspor udang sebesar 250 persen.
- Ketersediaan lahan dan sumber daya yang mendukung pengembangan budidaya.
- Peluang untuk diversifikasi produk perikanan yang lebih luas.
Kelebihan Posisi Geografis Kepulauan Riau
Keberadaan Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia memberikan keunggulan kompetitif bagi daerah ini sebagai kawasan pengembangan budidaya dan ekspor hasil perikanan. Hal ini menjadikan Kepri sebagai lokasi strategis untuk pemasaran produk udang vaname ke pasar internasional.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap kunjungan ini bisa memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Diharapkan juga akan ada kebijakan yang mendukung investasi berkualitas, perlindungan tenaga kerja, serta pengembangan industri perikanan budidaya yang berkelanjutan.
Komitmen Pemprov Kepri untuk Sektor Perikanan
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menunjukkan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan DPR RI dan semua pemangku kepentingan. Ini penting untuk mendorong sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu tulang punggung ekonomi daerah, terutama bagi masyarakat pesisir di Kepulauan Riau. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Dengan semua potensi yang dimiliki, serta dukungan dari berbagai pihak, budidaya udang vaname di Kepulauan Riau tidak hanya menjadi harapan untuk pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat dan daerah akan sangat vital untuk mewujudkan visi ini.