slot qris slot depo 10k

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

BUMN - HOLDING

Brantas Abipraya Memperkuat Anak Usaha untuk Fokus pada Keberlanjutan dan Nilai Bisnis

Brantas Abipraya, sebagai salah satu BUMN yang berkomitmen terhadap keberlanjutan dan nilai bisnis, telah meluncurkan langkah strategis yang signifikan dalam agenda transformasi ekosistem perusahaan. Melalui penggabungan anak usaha yang terencana, yaitu PT Brantas Energi, perusahaan ini berusaha untuk menciptakan struktur yang lebih efisien dan fokus. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk menyederhanakan struktur organisasi, tetapi juga untuk meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan.

Transformasi Melalui Penggabungan Anak Usaha

Pada tanggal 4 September 2026, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui penggabungan antara PT Buana Enjiniring Konsultan (BEK) dan PT Guna Rogate Indah (GRI) ke dalam PT Graha Investama Bersama (GIB). Keputusan ini merupakan bagian dari agenda transformasi yang lebih besar, yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional dan sinergi antar entitas dalam grup.

Proses penggabungan ini mencakup penyusunan Rancangan Penggabungan, konsep Akta Penggabungan, serta modifikasi Anggaran Dasar GIB. Dengan langkah ini, Brantas Abipraya berharap dapat memperkuat keberlanjutan dan nilai bisnis, serta menciptakan struktur yang lebih ramping dan responsif terhadap dinamika pasar.

Tujuan dan Manfaat Penggabungan

Penggabungan ini tidak hanya dilihat sebagai langkah administratif, tetapi sebagai upaya strategis untuk membangun sebuah entitas usaha yang lebih terintegrasi. Dengan struktur yang lebih sederhana, perusahaan dapat mengoptimalkan sumber daya dan memfokuskan perhatian pada penciptaan nilai yang lebih besar. Hal ini sejalan dengan visi Brantas Abipraya untuk menjadi perusahaan konstruksi yang profesional dan berkelanjutan.

  • Meningkatkan efisiensi operasional
  • Memperkuat sinergi antar entitas
  • Menciptakan struktur bisnis yang lebih sederhana
  • Fokus pada keberlanjutan dan nilai bisnis
  • Meningkatkan daya saing di pasar

Visi dan Komitmen terhadap Keberlanjutan

Direktur Pengembangan Bisnis, Human Capital & Legal PT Brantas Abipraya (Persero), Purnomo, menekankan bahwa transformasi korporasi adalah langkah kunci dalam memperkuat dasar perusahaan dan mengarahkan masa depan bisnis. Dalam pertemuan dengan COO Danantara Indonesia, Dony Oskari, pada 2 September 2026, Purnomo menyatakan pentingnya merampingkan struktur dan fokus bisnis untuk menciptakan perusahaan yang lebih sehat dan kompetitif.

“Transformasi tidak hanya sekadar menata ulang struktur; ini juga tentang memastikan bahwa perusahaan dapat merespons dengan lebih cepat terhadap kebutuhan pembangunan,” ujar Purnomo. Dengan pendekatan ini, Brantas Abipraya berkomitmen untuk tidak hanya tumbuh secara finansial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Peran Anak Usaha dalam Strategi Bisnis

Brantas Abipraya memandang penggabungan ini sebagai langkah untuk membangun struktur entitas usaha yang lebih efektif. Setiap anak usaha diharapkan memiliki peran yang jelas dan dapat berkontribusi secara signifikan terhadap strategi perusahaan secara keseluruhan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih baik dan pengelolaan sumber daya yang lebih optimal.

Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya, Dian Sovana, menjelaskan bahwa langkah ini adalah respons terhadap arahan transformasi Danantara. Menurutnya, penggabungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa struktur perusahaan semakin efektif, serta fungsi setiap entitas dapat berjalan dengan jelas. “Konsolidasi melalui penggabungan ini diharapkan dapat menciptakan struktur yang lebih sederhana namun kuat,” tambahnya.

Pengelolaan Sumber Daya yang Optimal

Dokumen Rancangan Penggabungan yang disusun oleh Direksi GIB, BEK, dan GRI telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris pada Mei 2026. Proses ini juga melibatkan penyampaian informasi kepada pemangku kepentingan dan karyawan, sehingga semua pihak terlibat dalam transisi ini dengan baik. Dengan penggabungan ini, modal yang ditempatkan dan disetor GIB meningkat dari Rp163,94 miliar menjadi Rp194,20 miliar, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pengembangan modal yang berkelanjutan.

“Konsolidasi dan streamlining bukan hanya tentang merampingkan jumlah entitas, tetapi juga tentang membangun struktur bisnis yang lebih sehat dan fokus. Dengan langkah ini, kami berharap proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif,” ungkap Dian.

Menjawab Tantangan Ekonomi dan Lingkungan

Agenda streamlining yang dilakukan oleh Brantas Abipraya sejalan dengan arahan transformasi BUMN yang dicanangkan oleh Danantara. Ini adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan pengelolaan portofolio perusahaan negara. Dony Oskari menekankan pentingnya konsolidasi sebagai bagian dari pembenahan struktur bisnis BUMN.

Dian juga menegaskan bahwa transformasi struktur entitas usaha adalah bagian dari agenda jangka panjang untuk memperkuat fundamental perusahaan. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap entitas dalam ekosistem Brantas Abipraya memberikan kontribusi nyata terhadap penciptaan nilai,” ujarnya.

Membangun Masa Depan yang Berkelanjutan

Brantas Abipraya tidak hanya berfokus pada keuntungan jangka pendek, tetapi juga berupaya untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Dengan melakukan penataan portofolio dan konsolidasi, perusahaan berharap dapat menjadi lebih agile, kompetitif, dan mampu memberikan nilai lebih yang bermanfaat bagi masyarakat.

Keberlanjutan dan nilai bisnis adalah dua aspek yang tak terpisahkan dalam strategi pengembangan Brantas Abipraya. Dengan melaksanakan langkah-langkah ini, perusahaan berusaha untuk memperkuat posisinya di pasar dan menciptakan sinergi yang lebih baik dalam ekosistem usahanya.

“Transformasi yang sedang berlangsung di ekosistem BUMN memerlukan konsistensi dalam eksekusi. Kami akan terus memastikan bahwa setiap langkah penataan dilakukan dengan prinsip tata kelola yang baik, dan tetap memperhatikan kepentingan pemangku kepentingan,” tutup Dian.

Dengan demikian, PT Brantas Abipraya (Persero) menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menjadi perusahaan konstruksi terkemuka, tetapi juga berkontribusi secara signifikan terhadap pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia.

Back to top button