
Suasana haru menyelimuti kunjungan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruasaimi, ke Nagari Paninjauan, Kabupaten Tanah Datar pada hari Minggu, 15 Maret 2023. Dalam kesempatan tersebut, rombongan melakukan kunjungan ke kediaman Erizal Was, sebuah rumah yang terbuat dari bambu dan telah dihuni oleh keluarga selama 12 tahun.
Kondisi Kediaman Erizal
Kediaman ini, meskipun sederhana, menjadi saksi bisu atas perjuangan Erizal Was dan keluarganya. Bersama istri dan tiga anaknya—dua perempuan dan satu laki-laki—mereka menjalani kehidupan sehari-hari dalam kondisi yang jauh dari kata layak. Rumah ini mencerminkan segala keterbatasan yang mereka hadapi dalam membesarkan anak-anak mereka.
Terletak di Jorong Tabu Baraie, Kecamatan X Koto, keluarga Erizal menjalani rutinitas harian dengan penuh ketabahan. Meskipun situasi yang dihadapi tidak ideal, pasangan suami istri ini menunjukkan sikap sabar dan bersyukur atas apa yang mereka miliki, tidak pernah mengeluh tentang keadaan yang sulit.
Kunjungan Wakil Gubernur
Dalam kunjungan tersebut, Wagub Vasko memanfaatkan kesempatan untuk melihat langsung kondisi rumah. Ia menelusuri setiap sudut, termasuk kamar yang dihuni oleh Erizal dan anak-anaknya. Terlihat atap rumah yang telah banyak ditambal dan dinding yang disisip dengan kardus, menggambarkan betapa mendesaknya perhatian terhadap perbaikan rumah ini.
Vasko, yang didampingi oleh istrinya, mengapresiasi kehangatan dan keharmonisan yang terpancar dari pasangan ini. Dalam suasana yang ceria, Wagub sempat bercanda, “Cubo paluak dulu…” yang menunjukkan kedekatan emosional dengan keluarga yang tetap bahagia meskipun dalam kesederhanaan.
Program Bedah Rumah
Melalui program bedah rumah yang diinisiasi oleh Baznas Provinsi Sumatera Barat, rumah yang selama ini menjadi saksi perjuangan hidup keluarga Erizal akan mendapatkan perhatian serius. Program ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka, sehingga dapat memberikan lingkungan yang lebih aman, layak, dan nyaman.
Harapan untuk Keluarga Erizal
Wagub Vasko berharap bahwa rumah baru yang akan dibangun tidak hanya menjadi tempat tinggal yang lebih layak, tetapi juga menjadi awal dari kehidupan yang lebih baik bagi Erizal Was dan anak-anaknya. “Semoga rumah yang akan dibangun ini bukan hanya menjadi tempat berteduh yang lebih layak, tetapi juga menjadi awal dari kehidupan yang lebih baik bagi keluarga Pak Erizal Was dan anak-anaknya,” ungkapnya dengan penuh harapan.
Perjuangan dalam Kesederhanaan
Kisah Erizal dan keluarganya menggambarkan betapa pentingnya dukungan sosial dalam masyarakat. Meskipun mereka hidup dalam keterbatasan, semangat dan kerja keras keluarga ini patut dicontoh. Mereka terus berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak mereka, meskipun tantangan yang dihadapi tidaklah mudah.
- Kediaman terbuat dari bambu yang telah dihuni selama 12 tahun.
- Keluarga Erizal terdiri dari 5 anggota: Erizal, istri, dan tiga anak.
- Rumah berada di Jorong Tabu Baraie, Kecamatan X Koto.
- Kondisi rumah tidak layak huni, dengan atap dan dinding yang memprihatinkan.
- Program bedah rumah bertujuan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka.
Komunitas dan Keterlibatan Sosial
Kunjungan ini juga menunjukkan bagaimana keterlibatan pemerintah dan masyarakat dalam membantu mereka yang kurang beruntung. Program-program seperti ini tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan harapan baru bagi keluarga-keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Ketika masyarakat bersatu untuk membantu satu sama lain, banyak hal positif yang dapat tercipta. Kunjungan Wagub Vasko ke kediaman Erizal menjadi contoh nyata bagaimana tindakan kecil dapat membuat perbedaan besar dalam kehidupan seseorang.
Refleksi atas Kehidupan Erizal dan Keluarga
Kisah Erizal Was dan keluarganya adalah pengingat bagi kita semua akan pentingnya rasa syukur dan ketahanan. Dalam menghadapi berbagai tantangan, mereka tetap mempertahankan semangat positif dan saling mendukung satu sama lain. Ini adalah cerminan dari kekuatan keluarga yang sejati.
Melihat dari dekat kondisi hidup mereka, kita diingatkan bahwa tidak semua orang memiliki keberuntungan yang sama. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tidak hanya bersyukur atas apa yang kita miliki, tetapi juga untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Kesempatan untuk Berkontribusi
Bagi masyarakat yang ingin berkontribusi, ada banyak cara untuk terlibat dalam program-program sosial seperti ini. Baik melalui donasi, relawan, atau dukungan moral, setiap tindakan kecil dapat memberikan dampak yang signifikan bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan.
- Donasi berupa bahan bangunan untuk renovasi rumah.
- Menjadi relawan dalam program bedah rumah.
- Mendukung inisiatif lokal yang membantu masyarakat kurang mampu.
- Menyebarkan informasi tentang kondisi keluarga yang membutuhkan bantuan.
- Memberikan dukungan moral melalui kunjungan atau sumbangan lainnya.
Kediaman Erizal dari bambu yang telah dihuni selama lebih dari satu dekade adalah simbol dari ketahanan dan harapan. Melalui perhatian dan kepedulian kita, semoga rumah ini dapat menjadi tempat yang lebih baik bagi mereka, serta memberikan inspirasi bagi kita semua untuk terus berbuat baik.



