Bupati Afni Ajak Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran untuk Rayakan Kebahagiaan

Menjelang Hari Raya Idulfitri, banyak orang yang berusaha untuk membuat momen tersebut menjadi istimewa, terutama bagi mereka yang kurang beruntung. Salah satu cara untuk memberikan kebahagiaan adalah melalui program-program sosial yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Di Kabupaten Siak, program Yatim/Dhuafa Bahagia yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjadi sorotan utama. Program ini tidak hanya membantu anak-anak yatim dan dhuafa dalam memenuhi kebutuhan Lebaran, tetapi juga memberikan mereka kesempatan untuk merasakan kebahagiaan saat berbelanja.
Pelaksanaan Program Yatim/Dhuafa Bahagia
Program Yatim/Dhuafa Bahagia merupakan inisiatif penting yang diluncurkan oleh Baznas Kabupaten Siak selama bulan Ramadan. Ketua Baznas, Samparis, menjelaskan bahwa program ini adalah salah satu prioritas dalam penyaluran zakat yang difokuskan untuk mendukung anak yatim dan dhuafa dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya.
Pada acara yang berlangsung di Tanah Abang Store, Kecamatan Kandis pada tanggal 13 Maret 2026, sebanyak 28 anak yatim dari tiga kelurahan, yaitu Kelurahan Kandis Kota, Kelurahan Simpang Belutu, dan Kelurahan Telaga Sam-sam, berkesempatan untuk berbelanja. Masing-masing anak menerima bantuan sebesar Rp500.000, yang mereka gunakan untuk membeli berbagai kebutuhan Lebaran dengan pendampingan dari orang tua atau wali mereka.
Menghadirkan Kebahagiaan Menjelang Idulfitri
“Program Yatim/Dhuafa Bahagia ini kami selenggarakan agar anak-anak yatim dan dhuafa dapat merasakan kebahagiaan dalam menyambut Idulfitri. Kami ingin mereka bisa memilih sendiri barang-barang yang mereka butuhkan,” ujar Samparis, menyoroti tujuan utama dari inisiatif ini.
Bupati Siak, Afni Zulkifli, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Baznas dalam menyajikan program-program sosial yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak yatim. Menurutnya, zakat seharusnya tidak hanya dilihat sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai alat untuk menciptakan keadilan sosial dan kebahagiaan di masyarakat.
Peran Zakat dalam Masyarakat
Afni Zulkifli mengungkapkan, “Program Yatim/Dhuafa Bahagia sangatlah baik karena zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan, tetapi juga berfungsi untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yang membutuhkan.” Dia juga menggarisbawahi pentingnya pengelolaan zakat yang amanah, transparan, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh yang berhak.
Lebih lanjut, Bupati Siak ini mengajak masyarakat setempat untuk menyalurkan zakat mereka melalui Baznas. Dengan cara ini, pengelolaan dana umat dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan efektif, memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Manfaat Program Yatim/Dhuafa Bahagia
- Membantu anak-anak yatim dan dhuafa memenuhi kebutuhan Lebaran.
- Meningkatkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di masyarakat.
- Menyediakan kesempatan bagi anak-anak untuk berbelanja dan memilih barang yang mereka inginkan.
- Mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyaluran zakat dengan cara yang terorganisir.
- Menciptakan suasana bahagia menjelang Idulfitri bagi mereka yang kurang beruntung.
Dukungan dari Masyarakat
Afni Zulkifli berharap agar program seperti Yatim/Dhuafa Bahagia dapat berlanjut. Menurutnya, semakin banyak zakat yang dikumpulkan, semakin banyak pula masyarakat yang dapat dibantu. “Dampak dari program ini sangat nyata dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di bulan Ramadan,” ujarnya.
Baznas Kabupaten Siak juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para muzakki yang telah menunaikan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga kampung. Berkat dukungan mereka, berbagai program sosial selama bulan Ramadan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kesimpulan
Program Yatim/Dhuafa Bahagia merupakan langkah nyata dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak yatim dan dhuafa di Kabupaten Siak menjelang Hari Raya Idulfitri. Dengan dukungan masyarakat dan pengelolaan zakat yang baik, diharapkan program ini mampu terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih besar di masa mendatang.